Skip to main content

pertelevisian

Haiyah bete! Semua rencana, jadwal yang disusun per hari per jam nya, gagal! Jadinya tugas bertumpuk terus bertumpuk terus bertumpuk terus bertumpuk terus bertumpuk.......ada yang punya nomor agen manager? Mungkin gua butuh satu. Hhh, rasanya pengen pamit sebentar dari dunia.

Bagi orang seperti gua, tidak banyak tempat yang bisa didatangi jika hendak pamit. Dan malam ini, tempat itu adalah 'Menonton TV'. Udah lama juga nih ga nonton tv: pegang remote, bayangin acara apa yang bakal muncul setelah gua tekan tombol 'on', (baru ngebayangin loh!) dan meletakkan remote nya kembali. Mending gua tidur dan mengkhayal cerita sendiri, dijamin lebih seru...menampilkan gua sebagai tokoh utama, tentunya!

Makanya, dengan pikiran mengawang-awang (menyebut kata kunci!), tidak bersemangat, dan berbekal rasa ingin tau soal bergabungnya trans tv dan tv7 (yang mengakibatkan tayangan saur buat bulan puasa nanti di kedua stasiun adalah SAMA! Ya Tuhan, masa' gua harus melewatkan saur seorang diri di kamar dengan teriakan garing OKI LUKMAN?? Hiks..hiks..tv7..kembalikan Radio Humor..kembalikan vincent-desta-lembu...!) yang baru gua ketahui tadi siang, gua pun memencet tombol merah itu.

Wah ternyata gua menemukan banyak hal baru di dunia pertelevisian, yakni sebagai berikut:
1. Orang yang pernah mengalami mati suri akan menjadi pendiam dan alim (Sinetron Hidayah). Apa gua perlu mati suri ya??
2. Sinetron Ramadhan Hikmah masih seru juga!
3. Classtreet, acaranya Class Mild yang menampilkan band2 di jalanan. Kebetulan yang gua liat tadi adalah waktu Elemen manggung di acara ospek suatu kampus. Asik juga kali ya! Pas malam penyiksaan, dibantai habis2an oleh swasta, naik ke puncak pelantikan, dan saat membuka mata...di hadapan mereka telah berdiri Club80s (WOAAAAA)!!! Bisa diusulkan ke hmif taun depan nih...
4. Dian Sastro naik kereta Parahyangan berkali2 dan bertemu dengan Christian Sugiarto (eh siapa namanya?!) di sana. Gua kira iklan PT. KA, eh ternyata LUX. Dian Sastro nya ok banget ya! Abis liat iklan itu gua langsung mandi loh, pake sabun LUX tentunya, sambil mikir2 apakah jumat besok gua ke jkt naik kereta aja...
5. Sinetron 'Bukan Untukmu' setau gua dulu adalah cerita yang serius dan menyedihkan (waktu cewenya diperankan oleh Nabila). Tapi sekarang, naudzubilahmindzalik...jayus abis! Mungkin niatnya bikin komedi romantis, tapi jadinya garing romantis. Walopun yah...ada juga yang kocak2. Apalagi waktu aktor kawakan (bapak2 dan ibu2 gtu) yang biasanya main serius, kali ini tampil bego....bhuahaha lumayan2!

Yah, sekian reportase singkat dari Saya. Kembali ke dunia nyata!

Comments

  1. Acara TV emang busuk Rik. Eh, tapi bukannya Vincent-Desta ada di Indosiar ya? Di sahur bareng republik BBM.
    Tadi malem sy nonton Hidayah, sampe nangis. Ga penting banget ya? Habis akting Desi Ratnasari-nya lumayan bagus. Hwehehe...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk