Skip to main content

resolution

Wah bentar lagi anno nouvo (new year)! Barusan iseng-iseng baca catatan resolusi gua di tahun 2006 ini.

Oh no!!!
Bukan histeris terhadap resolusi yang mendapatkan cowo (klo itu sih udah pasrah ~_~; minta dijodohin nyokap juga ga sukses), but the resolution to read 100 books and watch 100 movies. Udah lama juga gua ga meng-update my lists of books and movies of the year. Gua pun berpikir keras, mengingat-ingat buku apa aja yang udah gua baca dan film apa aja yang udah gua nonton tapi belum ditulis di list itu, dan berharap masing-masing list bisa sampe ato mendekati 100. Bahkan tadi sempet mo nulis satu judul buku, saat tiba-tiba sadar kalo gua cuma baca cerita dari sampul buku nya doang :p

Tebak dong, list film nya baru 67 dan buku nya 29, sedangkan 2006 tinggal 9 hari lagi! Mungkin yang film masih bisa dikejar (hey rileks, help me!), but books??? Well, gua turunin deh targetnya jadi 50 buku, kalo segitu kayanya masih feasible untuk dicapai dalam 9 hari ini. Yang penting lebih baik dibanding tahun lalu (only 24 books).

Jadilah gua menurunkan sedikit kualitas bacaan. Yang tadinya minjem chicklit tebel-tebel, sekarang mulai minjem teenlit (tetep yang pengarangnya dari luar loh!) yang membutuhkan waktu lebih sedikit dalam melumatkannya. Sekarang sih mikirnya, yang penting kuantitas, bukan kualitas :p Tapi sebenernya teenlit itu agak berbobot ko (yang pengarangnya dari luar loh!), dan kocak! Walaupun sudah tidak remaja lagi, dengan memahami perasaan remaja, kita akan merasa awet muda ("Yeah!" *mengangguk-angguk, mencoba meyakinkan diri atas penurunan kualitas bacaan ini*).

Rasanya puas ya kalo ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Kalo beneran bisa 50 buku tahun ini, tahun depan pasti bisa 100 :) Kalo film, hmm.....masa' mo ditambahin jadi 200 sih? Malah menurunkan kualitas diri! Mungkin gua bisa mulai membuat sebuah film ("yeah, in your dream!"), oh bukan, membuat sebuah cerita panjang, yang nantinya bisa difilmkan ("Boleh, boleh!"). Trus gua juga pengen bisa lancar bahasa inggris, ga usah yang slank nya lah, yang baku aja dulu.

So, sampe saat ini udah ada 5 resolusi buat 2007: lancar english, 100 buku, 100 film, 1 novel, 1 cowo (mudah2an yang ini berhasil, sehingga tahun depannya lagi bisa ditingkatkan menjadi 2 cowo *giggle*).

D'oh, gua ga penting banget sih....belom taun baru juga udah mikirin resolusi. Tapi tadi ada yang lebih ga penting lagi, gua memikirkan target umur, kapan kira-kira gua nikah. Tapi itu bagus loh, tandanya gua sangat matang dan berpikir ke depan ("Yeah!" *mengangguk-angguk, memantapkan diri bahwa telah melakukan sesuatu yang benar*).

Comments

  1. Wah rik, lo nargetin baca 100 buku setahun? buset banyak amat. Mungkin lo bisa mulai dari buku Artificial Intelligence yang tebelnya bukan main itu. :))
    Yah, kalo mengenai nikah, jangan ditarget lah, terus berdoa aja lah. Itu kan sesuatu yang tidak bisa dipaksa.

    ReplyDelete
  2. iya, ternyata 100 buku itu sulit.. salah perhitungan gw... *nyadarnya baru 3 tahun kemudian*

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk