02 August 2007

The Princess

Beberapa hari lalu, gw ngeliat-liat koleksi kertas file sepupu kecil gw. Kertas file adalah kertas yang berlubang-lubang di bagian pinggir yang biasa dimasukkan dalam sebuah binder. I think every child have collected this kind of paper, bergambar macam-macam...ada casper, mickey mouse, scooby doo, and many others movie characters.

Salah satu kertas file sepupu gw yang menarik perhatian adalah yang menggambarkan semua putri dalam dongeng (disney). There are Ariel the Little Mermaid, Snow White, Princess Aurora (the sleeping beauty), Cinderella, Beauty (and the Beast) and Princess Jasmine. Biasa, cewe desperate en ga punya kerjaan kayak gw akhirnya merenung sendiri...if I could be one of them, which one would I choose?! They all are beautiful, they all have a cool Prince...impian semua wanita...rasanya mudah tinggal memilih salah satu.

Tapi ternyata setelah dipikir-pikir, I don't wanna be anyone of them! Selain karena pengaruh film Shrek 3, gw merasa masing-masing punya kekurangan. Putri Salju tentu yang pertama mesti dicoret karena rambutnya ga banget. Ariel satu-satunya princess yang punya saingan...dari laut hanya bisa memandangi pria idamannya bersama wanita lain. Cinderella dan Aurora tidak menikmati setengah hidupnya (yang satu jadi babu, satu lagi tidur muluk). Sedangkan Jasmine dan Beauty punya cowo yang kurang OK.

Tapi tetep aja, mereka punya kisah yang lebih menarik dibanding hidup gw (sekarang yang TA nya ga jelas dan mendambakan pendamping wisuda). Klo dilihat dari ceritanya sih, gw akan memilih Ariel atau Beauty, karena mereka melakukan sesuatu untuk cowo nya (bukan cuma kissing atau pergi ke pesta dansa, dan membuat sang pangeran jatuh cinta dengan kecantikannya).

Oiya, masi ada princess lainnya yang ga dimasukkan di kertas file itu, seperti Rapunzel, Angsa Putih (namanya Odeth dan Odil bukan ya? lupa awak...), dan Pocahontas. Actually my favourite fairy tale is Anastasia. Cowonya rakyat biasa yang jatuh cinta pada Anastasia sebelum dia tau kalo Anastasia seorang Putri. Tapi rasanya cerita Anastasia ga bisa disetarakan dengan princess di atas karena dia termasuk dongeng modern seperti halnya Mulan.

Gw percaya keajaiban dalam dongeng bisa terjadi juga di kehidupan nyata. Bertemanlah tulus dengan banyak orang, karena 'ibu peri'-mu akan muncul di antara mereka. Jangan cuma sembunyi dan mencari jalan aman, karena jika 'penyihir jahat'-mu tidak ada, 'pangeran tampan'-mu juga tidak akan muncul.

5 comments:

  1. Sy suka ARIEL!!! Ahuuu... ^^

    ReplyDelete
  2. hoho... disney kayanya doyan banget bikin cerita yang "hidup bahagia selamanya". padahal cerita ariel yang asli itu dalem dan sad ending, si pangerannya nikah ama puteri kerajaan tetangga dan arielnya jadi buih di lautan... soalnya si hc andersen pengen bikin cerita yang menekankan tentang patah hati.

    trus bisa2nya cerita sejarah anastasia yang kelam itu dibikin "dongeng bahagia". mana film kartunnya mendiskreditkan rasputin lagi. *mode terlalu serius*

    kalo menurut saya sih, dongeng puteri2 disney itu malah kurang seru lagi. coba kalo ada kisah puteri yang bertualang sendiri dan menyelamatkan "pangeran" pujaannya, pasti seru. tapi masih lebih seru cerita kamu ngebuntutin si X malem2 itu lagi :D

    ReplyDelete
  3. aku dulu paling suka ngegambar ariel loh .. soalnya kaki nya ikan sih .. jadi gampang ngegambarnya... yang laen biasa aja.

    btw kalo di indonesia mungkin ngga ya nanti ada loose leaf yang gambarnya nyai roro kidul, nyai blorong, dan mak lampir. halah ngaco .. serem lagi ..

    ReplyDelete
  4. ...karena jika 'penyihir jahat'-mu tidak ada, 'pangeran tampan'-mu juga tidak akan muncul.

    Rik, 'penyihir (wanita) jahat' gue udah ada--bahkan satu kampus satu prodi dan sering satu kelas (you-know-who lah, itu loh yang suka banget sama hal yang berbau sihir), tapi mana 'pangeran tampan' gw?

    Iyuuu :P

    ReplyDelete
  5. Kenal bukan dengan nama salhsatu tokoh dongen ini ???
    cerita negeri dongeng yang fenomenal aslinya menyimpan segudang misteri yang mengejutkan

    ReplyDelete