Skip to main content

Seminar Kupi

Jadi ceritanya, kemaren pagi gw tiba-tiba diajak Bapa(*) buat menghadiri misa, eh salah... seminar kopi nya Starbucks di BSM jam4 sore. Maka berangkatlah rombongan yang mengharapkan merchandise dan kupi2 gratis ini (rid1, roncay-starbucks-ambassador, bapa, groban-bukan-chester, deasy, aulia, en guah tentunyaaa!) dari labtekV tercinta, naek kuda istimewa nya bapa. Sampe disana, kita disambut dengan hangat oleh mba dini, mas reno (yang iri sama kalung R gw, huh!), dan mba fia. Kami disuguhi kue2 Starbucks yang enyak enyaakkk, such as ciskek, macaroni sumthing, bolu kismis, yahhh banyak deh. Pas mba dini balik buat nganterin minuman, kue2 itu udah habis aja cobak! Sampe mba nya ngomong, "waduuu pada lapar yaaa!" Bukan saya mba, itu si rid1 *sambil membersihkan remah2 dari mulut*
Seminar pun dimulai! Ada 4 jenis kopi (yoi!)... mild, medium, bold dan extra bold (baca: mayan pahit, pahit, pahit banget, najis pahitnyaaaa!). Awalnya qta disuguhi kopi Christmas Blend (produk baru nya Starbucks, berjenis bold), dimulai dari bubuknya diseduh pake alat bernama coffee press selama 4 menit. Cara menyeduh bubuk kopi ada yang kasar (pake coffee press ini) dan sedang (pake coffee maker biasa). Coffee press lebih canggih lah, hasil nya lebih bersih dari ampas.

Setelah kopi nya jadi, kami dipaksa meminumnya tanpa diberi gula terlebih dahulu huhuhu T_T pahiiiiit! Adapun cara menikmati kopi adalah sebagai berikut:
1. Smell. Pegang gelas pake tangan kanan, tutup setengah mulut gelas pake tangan kiri, majukan gelas ke bawah hidung.... hirup deh sampe mabuk!
2. Slurp. Kan panas, jadi minumnya mesti pelan2 *grinned*
3. Locate the experience. Rasain pahitnya di lidah tu segimana. Klo yang berjenis extra bold, pahitnya tu memenuhi lidah deh! Sedangkan yg mild berasa pahit dikit pas ditelan, tapi kmudian hilang dengan cepat (sebutannya: clean after taste).
4. Write the description. Apa yang lo rasakan yaaa diceritakan!

Katanya sih pas kita smell Christmas Blend, bakalan ada bau jahe, cinnamons, dan rempah-rempah lainnya. Bubuk kopi ini emang istimewa banget, katanya sih jenis Arabica yang bagus banget dan disimpan selama 5 taun (buset!). Oiya, kita juga ditunjukin biji-biji kopi sebelum ditumbuk jadi bubuk. Klo dimakan enak juga, kayak makan kacang gosong... pahit tapi ga sepahit bubuk nya.

Setelah itu kami disuguhi kopi Espresso Roast sebagai perbandingan. Jenis nya bold juga, pahit juga, tapi ga senajis Christmas Blend. Dan klo di-smell, katanya sih akan tercium bau caramel, kacang en chocolate. Bubuk kopi lainya yang dijual Starbucks adalah House Blend (medium) yang merupakan kopi pertama nya Starbucks, French Roast (extra bold) yang sumpah nyium bubuknya aja uda bikin fly ahaha, Kenya (bold), Verona (bold) yang katanya adalah romantic coffee... suguhkan kopi ini padanya dan dia akan bertekuk lutut di depanmu ahaha, daaaannn lain-lain. Bubuk-bubuk kopi ini jika dibuka setelah 7 hari rasanya akan berubah! Cem power rangers ajaah...

Seminar kopi ini diadakan tiap rabu di cabang Starbucks manapun, free but by request with minimum 4 people. Jadi klo lo punya minimal 4 orang aja yg berminat, lo uda bisa minta barista Starbucks buat ngadain seminar ini. Lumayan lohhh dapet coffee en cookies gratis. Sayang ga dapet free merchandise, tapi kita ditawarin diskon 20% klo beli merchandise nya saat itu juga. Well, ada 1 barang yang sumpah gw idam-idamkan... Planner yang kereeeennn bangeeeeettt! Ga imut, ga terlalu maskulin, perfect lah! Buat dapetin nya mesti ngumpulin 21 stempel, dimana 1 stempel nya didapat dengan membeli 1 minuman Starbucks. Huhuhu 21! Mehhhh T_T

Sekian dulu reportase dari saya sang penikmat kopi yang dulunya suka kopi manis sekarang keknya uda lumayan suka sama kopi pahit. Sori klo ada info yang salah.....
Ayo sobat kopi, kita ke Starbucks ciwalk minggu depan???! *grinned*

(*) Arie Minandar

Comments

  1. wah rik, ralah tuh, harusnya dulu-groban-sekarang-chester hehehe...

    ReplyDelete
  2. Makjang, untung sy tolak ajakan si Bapa. Serasa neraka kali ikutan seminar kopi. Aroma kopi dimana2, dipaksa minum pula! HEY! Jgn paksa aku... Tapi sy iri cookies gratisnya Rik. Mw ciskek... T___T

    ReplyDelete
  3. huh.. seenaknya nyebut-nyebut gw bapa... aku terlukaaaa....
    hehehe.

    ReplyDelete
  4. btw bapa yang terluka, tengkyu dah ngajakin gw ke seminar ini. lo emg gaul banget dah! ahahaha XD

    ReplyDelete
  5. ronsky-bukan-roncayNovember 16, 2007 at 5:43 PM

    fufufu.. lets talk about coffee here ^_^ just wanna add some sources, hehehe.. maybe you can try the following links if you want learn more..
    http://www.ico.org/
    http://www.coffeeforums.com/
    http://www.coffeegeek.com/
    http://www.coffeereview.com/
    http://www.coffeescience.org/
    http://www.nationalgeographic.com/coffee/
    and of course.. htpp://www.starbucks.com/ (bukan) pesan sponsor neh hehehe.. ^_^

    well, happy brewing yo!

    *links gw dapat dari teman gw yang emang "coffee-freak" @_@

    ReplyDelete
  6. kapan2 kita seminar donat yuks... emang ada yah.. hahaha..

    @ronsky-yang-suka-ngacay: bukannya lu coffee freak..

    @rika-yang-suka-cowok-gendut-putih: gw emang gaulll koq... hehehe

    P.S. (Pesan Sponsor): mulai saat ini penggunaan kata 'bapa' dilarang, atau gw terlukaaa..

    ReplyDelete
  7. Hah! Dikau masi saja terluka. Iye2 gw tau, life is a bitch, life is sucks, life is...wutever lah! Ehh kita seminar hidup aja, rie!!! (bete dahhh >__>)

    HEY! FITNAH ITUUUUU! >.<
    Mestinya gemuk-putih-sipit!!! Mwuahahahahaha

    Ajegile ronsky! Tengkyu link2-nya ^^

    ReplyDelete
  8. wah jadi kangen ma jakarta. tapi udah pada cobain kopi aceh blom??? kedai kopi Ulee Kareng di banda aceh. dijamin gak kalah ma ulee kareeng. ma kopi rosta di daerah Bener Meriah. cuma sayang blom bgtu dimanajemen dengan baik. padahal jaman voc kopi aceh jadi komoditi ekspor lo.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…