Skip to main content

Pursuit of Happyness

Nyahahaha gw malu. Sungguh malu. Semoga gada yang ingat dengan resolusi gw setahun lalu (yang dengan begonya gw tulis di blog ini). Uehehehe stupid me!

100 books?? Plis dehh, Ka! *menatap nanar ke daftar (HANYA) 24 buku yang gw baca taun ini*
100 movies?? Huahahaha penurunan total dong dari taon lalu yang 70an jadi cuma 50 sekarang. There are still 3 days left sih... tapi ga mungkinlah kekejar angka 100, and I don't care juga sih ahahaha. Jadi malas bikin-bikin resolusi lagi.
Maybe I was too obsessed with the other resolution: 1 cowo! The new year is coming, but where is my lover??! Mwuahahaha...

Hemmm then I'm thinking, what have I done for this one year?

.....
.....
.....
.....
.....

Banyaklah pokonya!! Ehehe malas kaleee nge-review smuanya disini, biarlah dia bersemayam di otakku sajah (and in all my diaries. And in this blog).

Secara keseluruhan, gw yakin kehidupan gw taun ini lebih asik en enjoyable dibanding taun kemaren. Tapi klo dilihat dari sisi kualitas pencapaian dan pengembangan diri menjadi seseorang yang lebih baik (gw ngomong apa si?!)... I feel like I did nothing for myself, my future and my dreams. Nyehehehe intinya madesu gtu deh... Masa Depan Suram. DONG DONG!

Ehehehe postingan ini ga desperate lohhh, gw hepi ko! Walopun gw sering mengeluh soal TA dan cinTA dan harTA, tapi hidup ini masih indah *naif mode on*. Dulu waktu gw ditanyain impian gw, gw bilang gw pengen hidup bahagia. Padahal yang bener (which I'll believe it from now on), happyness (ngikutin penulisan di film Pursuit of Happyness :P) is not a destination, it is a method of life. Jadi klo ada orang sekitar lo yang tujuan hidupnya adalah kebahagiaan, tolong dia agak diperhatikan ya bo... *berkaca pada pengalaman pribadi* itu pertanda dia (merasa) kurang mendapat kebahagiaan di hidupnya.

Selama dua hari pas libur natal kemaren gw mengeluh 'lonely di kosan...blablabla', but the facts are... hari pertama ada temen yang datang ke kosan gw tanpa diundang dan pulang tanpa diantar (ya iyalaaa ngapain gw nganter mereka pulang! ehehehe tengkyu ekow, eriek, telah berkunjung). Besok malamnya diajak jafar, oka en dani jalan-jalan ga jelas ke PVJ. Nyokap juga nelpon (biasaaa ngecek anaknya di bdg sini masi idup ga), ayi (adek gw) melaporkan prosesi operasi giginya, sodara2 di aceh juga bilang kangen, dan adit sempet nelpon buat nyemangatin permainan TA gw. See?? Gw ga sendirian di dunia ini. Gw kesepian karena gw menganggap diri gw kesepian!

Gw juga mengeluh kenapa gw di kosan mulu. Sebenernya gw tau klo gw bisa kemana aja semau gw, but the fact is... gw tetep ajah ga keluar kosan selama 5 hari bo (yeah, kecuali buat nyari makan di warung depan en bayar tagihan internet). Kemaren gw baru menyadari kalo gw mengurung diri (ngerjain TA) di kosan bukan karena depresi ato kewajiban, tapi karena gw emang lagi seneng dan nyaman dengan keadaan kek gini. Toh kalo nanti bosen juga gw bakal berkeliaran sendiri (cem jaya aja ya ahahaha).

Tengkyu buat adit yang akhir-akhir ini bersedia dijadikan korban tempat gw ngomel-ngomel ga jelas tentang segala hal yang sebenernya sumpah ga penting banget, ahahaha ko lo mau si dengerin gw?!

As the closing of this posting, gw punya kutipan entah dari buku mana:
Karena kemarin hanya mimpi
Dan esok hanya bayangan
Tapi hari ini bila dijalani dengan baik
Membuat setiap hari menjadi impian kebahagiaan
Dan setiap hari esok menjadi bayangan harapan
Karena itu, bersikaplah sebaik mungkin hari ini

[peribahasa sansekerta]

Comments

  1. Yup, karena kita hanya memiliki hari ini, hari kemarin gbsa kita ambil lagi dan hari esok belum tentu kita jelang...

    ReplyDelete
  2. Resolusi setahun yang lalu?wah sayah blm kenal blog.
    btw,kalo pengin org lain g inget lg,knp mlh diingetin?hehehe...
    1 cowok ya?knp g sekalian 1 suami?*provokator*

    ReplyDelete
  3. hmmm kalo ditambahin ama buku2 referensi TA ga nyampe 100 juga ya? hehehe... tapi mayan loh udah baca segitu.

    ya, "lonely" beda sama "alone". orang yang lonely belum tentu alone, orang yang alone belum tentu lonely... kalo lonely emang adanya di pikiran...

    ReplyDelete
  4. gilaaaa, ihwan bijak banget lo :)

    uehehehe jadi gw lebih sesepuh dong dibanding adis di dunia pergoBLOGan :D
    Klo pgn diingetin, gw pasti ngasi link k postingan setaun yang lalu itu! Tapi engga kn, gw cuma nyebutin 100 books, 100 movies, 1 cowo, klo itu sihh ya gpp! Yang malu2in adalah isi postingan itu, waktu itu gw optimis banget bo bakal tercapai, huhuhu! T__T cekewa thdp diri sndiri...
    ehehehe yg penting disitu bukan cowo-nya lagih! Tapi angka 1-nya :D ehehe tadinya mikir klo taun ini dapet 1, taon depan ditingkatin jadi 2 cowo gtu ahahaha!

    eh iya gi, betul betul! Buku-buku TA belom masuk itungan, yay \o/ jadi agak lumayan ahahaha.

    ReplyDelete
  5. target tahun ini: memainkan 10 game online baru.. tapi baru kesampean 6 saja.. :(
    6 itu: rising force, perfect world, maplestory, ghost, domo, 9dragons

    yang belum kesampean: granado espada, cabal, silkroad, rappelz

    (gak penting ya?) =P

    ReplyDelete
  6. ekow!

    .....
    .....
    .....

    sumpah, lo frikkk!!!

    ReplyDelete
  7. hiks... gw gak pernah punya resolusi..

    tahun baru, resolusi baru, semangat baru.. keep moving forward rik!!

    ReplyDelete
  8. Resolusi gw 320x240 pixel di 16 juta warna rik.. hehehehe

    ReplyDelete
  9. Hello I just entered before I have to leave to the airport, it's been very nice to meet you, if you want here is the site I told you about where I type some stuff and make good money (I work from home): here it is

    ReplyDelete
  10. tuh ada yang ngasih saran work from home segala tuh biar lo tetap betah dikosan kekekeke

    ReplyDelete
  11. wuahahaha bener juga lo roel! Hebat juga si michelen ini, cenayang kali ya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk