Skip to main content

Perbulutangkisan

Sambutlah idola baru kita:












LEE YONG DAE

*hemm kek pern
ah denger kan... mirip nama karakter yang diperankan Rain di kdorama Full House*

Doi pemaen ganda Korea di pertandingan ke-2 lawan China di final Thomas Cup 2008. Pasangannya si bantet itu gw lupa namanya :D pokonya mereka main bagus banget, bisa ngalahin team China!

Siapa bilang Korea vs China ga seru?! Justru gw bilang lebi seru final Thomas dibanding final Uber malam sebelumnya. Final Uber seru karena teriak-teriak membela tanah air, sedangkan permainannya sendiri jauh kalah (kecuali pertandingan ke-2 yang ganda).









Cerita soal final Uber mungkin bisa dibaca disini, disana dan disitu. Gw mo cerita Thomas-nya aja deh, yang gw tonton bareng Neni dan Qadry-adek-gw. Karena ini yang kedua kalinya, gw dan Neni sudah agak berani untuk bereksperimen dan menguasai gor bulutangkis itu. Awalnya, karena satu dan lain hal, kami terdampar di Gate A8. Tapi bapak penjaga pintu bilang kalau A8 udah rame banget ga bakalan dapat tempat duduk, jadi pergilah kami ke Gate A5, sesuai dengan area tempat duduk yang tertulis di tiket kami. Sudah masuk, ngeliat sekeliling, kok rumput seberang (A2) tampak lebih hijau yaaa, banyak tempat duduk kosong yang lebih dekat ke lapangan pertandingan. Kami keluar lagi, "Bapaaak, minta cap dooong!" dan berjalan ke Gate A2. Kemaren malam sih ga mungkin bisa keluar-masuk gate seenaknya gitu, penuh banget bo! Mending nahan pipis deh daripada melewati berpuluh-puluh makhluk itu.

Sempet duduk di A2 sampe pertandingan pertama beres. Mulai bosen karena dikelilingi supporter China padahal kami pengen dukung Korea. Kami mulai membuka mata lebar-lebar mencari spot yang memungkinkan kami masuk tipi supporter Korea: A8! Shit, now we understood why that area is very very full: deket banget dengan markas para pemain.

Gw pun mengusulkan buat masuk ke A7 trus dari sana lompat ke A8! :))))) Tapi sesampainya disana, Neni dengan sigap menemukan spot duduk yang lebih cihuy di A7 bagian bawah. Walopun agak sedikit ketutupan (gak seperti di A8 yang karena agak tinggi jadi pandangan ke lapangannya bersih tanpa halangan), but it's very very close with Korean players sehingga bisa dapet foto yang maknyus kayak gini...









*pic is taken by Neni*

Uwoooo ga sih?! Huahahaha gilak banget deh! Pas Yong Dae selesai maen, di spot gw langsung rame abege-abege cewe, termasuk Neni dan gw (yang memang masih berwajah imut dan berjiwa muda), yang teriakin namanya sambil julurin tangan minta salaman (bisa bayangin kan bo?! Ala jumpa fans gitu!). Gw bingung mo teriakin apa, jadi gw sebut aja kata-kata Korea yang gw inget dari beberapa kdorama: Annyong haseyoo, sarang hamida, aja-aja fighting... ntah apapun artinya itu, biar sok keren aja kalo gw bisa bahasa Korea ahahaha. Trus dia ngelempar baju dan gw dapet dong... keringetnya doang T__T bleh bleh *untung ga lagi mangap*! Trus gw uda capek teriak-teriak dan mikir, 'apaan sih ko ga penting banget, dia cuma ngeliatin sambil senyum' jadi gw memutuskan untuk duduk kembali, ninggalin Neni yang masi semangat poto-poto sambil teriakin nama Lee Yong Dae. Ehh tiba-tiba Neni balik ke tempat duduk sambil loncat-loncat, "Rika! Aku pegang tangannya dooong... tadi dia datang mendekat, tapi Rika uda pergi". Aaaaaaaaaahhhh sial sial sial! Akhirnya gw salaman dengan Neni :)))) freak!

Pokonya itu spot duduk the best banget deh, di antara sesama pendukung Korea. Bahkan pas Korea lagi unggul dan gw loncat-loncat girang, tiba-tiba gw dipeluk sama mba-mba dari belakang, "ayooo dukung Korea!" Baiklah mba, situ tenang aja, aja-aja fighting pokonya!

Neni balik duluan (ke Bandung) jam setengah 10, sedangkan gw lanjut nonton dengan si Qadry dan tetap nyemangatin tim Korea sampe akhir acara (penyerahan piala). Suara gw udah serak-serak becyek nihh... dua malam teriak-teriak terus. I think my craving for karaoke nya udah agak terwujud bo ahahaha.

Kami keluar di pintu terdekat, yang penting keluar dulu lah. Ehh emang jodoh tidak kemana, kami berpapasan dengan para pemain Korea yang sedang keluar menuju bis nya. Uwoooo hectic banget deh! Pas Yong Dae keluar, abege-abege cewe langsung rame (dan gw juga sih, nyuruh si Qadry motoin Yong Dae, kalo ga gw pecat sebagai adik!!). Trus kita kejar sampe dia naik bis. Trus gw liat abege-abege cewe pada lari ke sisi bis yang satunya, busyeeett mereka tau aja Yong Dae duduk dimana. Gw langsung narik si Qadry buat ngikutin abege-abege cewe itu. Dan benar aja, Yong Dae duduk di deket jendela di sisi bis di satunya, dan dia tersenyum manis sambil wave-in kita-kita... ooohhhh you're my new idol deh! :x

Haha sebenernya ini gw cerita soal final Thomas ato Lee Yong Dae doang sih...?

Well it's really a great weekend :)

Comments

  1. ya ampiun... kenapa klean nggak ajak gue?? ada brondong hot gitu.. *clingak-clinguk.. whatthe..*

    eh btw tiket gue apa kabar?

    ReplyDelete
  2. buat adek gw, ikhlaskan saja cho :D sapa suru ga jadi datang ahuuahahuahaha

    ReplyDelete
  3. wedewww..
    Rikaaaa, ternyata pas pulang cerita Lee masih berlanjut ya..
    heuuu. mungkin kalo ada aku, bisa2 Rika aku ajakin 'nggandol' bus nya. ahahahaha

    ReplyDelete
  4. rik, untung pas lu lagi ikut rebutan baju, jidat lu kaga dilempar pake shuttlecock .. eh, tapi lu pasti seneng juga ya dapet shuttlecock dari Yong Dae ... :P

    ReplyDelete
  5. nggandol tu opo nen? pasti lo mau ngejar bis ampe ke hotel nya deh...!

    iya lel, biarin dah benjol benjol, bakalan gw laminating cock nya ahahahahaha

    ReplyDelete
  6. Eh iya, eik cari2 fotonya di google ternyata emg imut jeng! Tapi kok mirip adenya Andres yg dibilang mirip Rain itu ya? Halah halah...

    ReplyDelete
  7. andres keturunan cirebon-korea kali ya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…