Skip to main content

Jerawat vs Euro

Ini sudah keterlaluan!
Gw minta TV dipindahin ke kosan gw biar bisa nonton Euro, dan si bokap mulai ngomel-ngomel, "pasti mo begadang nonton Euro ya?! Ga bisa! Udah jerawatan gitu mukanya, begadang tambah bikin jerawatan!" Apa cobak hubungannya begadang sama jerawat?! Kayaknya itu alasan bokap doang deh biar gw ga begadang. Cih, anak gadis ga boleh begadang lah, ga boleh bangun telat lah... dan masi banyak lagi ga-boleh ga-boleh nya anak gadis (kasian ya kami para anak gadis!). Barusan sih gw konsultasi sama tukang facial gw, begadang sih gapapa tapi sambil tiduran gtu biar wajah beristirahat. Hemm gw ga yakin teori tukang facial gw ini benar!

Iya, TUKANG FACIAL! Jadi ya, kemaren-kemaren gw seperti biasa hubungin nyokap kalo mo facial, minta dia aturin jadwal ke beauty clinic langganan gw (jieeeh mamaku managerku!). Trus ya kemaren tiba-tiba nyokap nelpon kalo dia udah minta Mbak Retno dateng ke rumah hari sabtu ini. Jadi ya, Mbak Retno itu dulu kerja di beauty clinic langganan gw dan memang yang paling top markotop di bidangnya dalam membersihkan jerawat dan komedo. Nyokap sempet pindah haluan ke beauty clinic lain untuk konsultasi dokter dan konsumsi obat, tapi kegiatan facial mem-facial nya tetep ke beauty clinic tempat kerja si Mbak Retno ini. Nahh sekarang Mbak Retno nya uda keluar dari beauty clinic itu dan mo buka beauty clinic baru di Jatiwaringin (cihuy dah, deket rumah banget!), jadi kerjaan dia sekarang adalah tukang facial yang bisa dipanggil ke rumah-rumah. Asik juga lohh facial di rumah gini, tiduran di kamar sendiri, pake selimut sendiri, meluk bantal guling kesayangan, bisa sambil nonton tipi dsb. Sedangkan nyokap (yang ingin facial juga, teteeeup!) bisa masak sambil nunggu gw di-facial dulu. Yang panik tu si Qadry yang polos, pulang sekolah tiba-tiba mendapati kakaknya lagi di-entah-apa-kan sama mbak-mbak yang megang-megang obat dan jarum, "hah kak rika kenapa?" Ternyata dia mengira gw abis kecelakaan dan lagi diobatin. Busyeettt!

Btw, bagi yang membutuhkan, ini jadwal Euro 2008. Gw ga suka bola, tapi gw suka event-event kayak gini (euro & world cup). Gw inget banget, pas Euro 2004 gw ampe bela-belain bikin diagram pertandingan Quarter Finals sampe Final. Ada gambar bendera-bendera dari 8 negara yang masuk perempat final, trus saling disilangkan entah gimana menuju kotak-kotak kosong yang nantinya akan diisi dengan gambar bendera negara yang menang untuk tiap-tiap pertandingan.... wahhh canggih dah! *mengenang masa-masa muda dulu, saat masih girang-girangnya menggambar dan mewarnai*









Ehh tadi gw baca berita kalo pemirsa RCTI lewat parabola ga bisa nonton siaran langsung Euro. Ya ampyuuuun, kejam! Gw ngebayangin klo gw masi tinggal di aceh dan ga bisa nonton Euro, matilah gw.

Well, Happy UEFA EURO 2008 everyone :)

Comments

  1. Ga seru ah. Ga ada Inggris.. :(

    ReplyDelete
  2. yeah...
    mungkin karena itu juga gw jadi agak malas menggambar dan mewarnai bendera-bendera lagi :D

    ReplyDelete
  3. Wakaakakakkkk..
    Qadry.Qadry.. lutchu naa... ^o^

    ReplyDelete
  4. Ngaruh tau,
    gw kalo lgi sering begadang jadi jerawatan..
    krn kerjaannya bgadang trus jerawatnya ga abis2 deh...
    sumpe beneran, gw bukan TUKANG FACIAL

    ReplyDelete
  5. ehehe serius lu dan? alasannya kenapa? katanya si gara-gara kena angin malam... jadi klo mo begadang ya di dalam kamar tidur gtu, semakin tertutup semakin bagus

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…