Skip to main content

Berkicau

Apa itu Twitter?
Errr.. apa yah?! Nyehehe even tweeters feel difficulty to answer it. Yaaa kalo dijelasin juga sulit mengerti dimana asiknya, mending langsung ke TKP, bos sengihnampakgigi Gw juga dulu join (about 3 months ago) cuma karena Amudi ngomong: "Maen Twitter dong, rik.. lagi happening tuh!" (tapi dia sendiri dah ga aktif lagi around).

Twitter itu..
Buat ng-update status. Disana ada What are you doing? yang bisa diisi max 140 chars. Yep itu tinggal dijawab aja bo, "Gw lagi kerja", "Sedang pacaran *nyengir malu-malu*", "Lagi boker nih"... etc! Gampang, bukan? Dan tampak agak... ga penting, bukan? Well kadang-kadang kan kita pengen tuh ngomong/ngomel2 yang pendek ke khalayak maya, tapi terlalu pendek untuk di-posting di blog. Di saat-saat itulah, gunakan Twitter! And lately I've found out that Twitter is indeed called as a microblogging.

Twitter itu...
Buat baca tweet orang lain. Kalo artis-artis pada ikut Twitter, ga perlu lagi REG NAMA_ARTIS kirim ke... sengihnampakgigi nyehehe. Di Twitter ada fitur Following buat ngikutin statusnya orang yang kita following itu. Their tweets will come to our home.

Twitter itu...
Buat chatting. Ada fitur @ (reply). Dengan nulis: "@amudi hoy makan-makan lu!" tandanya gw mengajukan tweet ini untuk amudi.

Well intinya makhluk ini bikin ketagihan. Makhluk serupa yang sedang in adalah Plurk, dengan karma-karma nya itu. Mungkin gw bisa bikin seribu alasan kenapa ga terlalu suka Plurk, tapi yang paling berpengaruh adalah karena... gw lebih duluan mengenal Twitter. Sama kayak gw tetap setia pake Blogger, ga beralih ke Wordpress. Gw sempet punya account Plurk, soalnya banyak yang bicarain jadi pengen tau (biar ga culun-culun amat). Eksplorasi lima menit juga uda keliatan mirip sama Twitter, gada kelebihan yang begitu menarik. I think Twitter is just more simple than Plurk. Ya uda deh, ga di-update lagi Plurk-nya, tapi masi suka dibuka sesekali (2 minggu sekali lah jelir), soalnya banyak anak IF disana, komunitasnya beda.

Komunitas Twitter gw bener-bener orang baru yang ga gw kenal sama sekali sebelumnya. Aneh aja, kok bisa tiba-tiba gw ikutan kopdar (we called it Tweet Up) nya minggu lalu, trus dateng tweet up WHAL-E minggu ini. Ohh kenapa WALL-E diplesetin WHAL-E?! Ada kisahnya bo, gw baru tau juga pas pertama kali dateng tweet up. Kalo lagi down, Twitter memasang Fail Whale dengan gambar seperti di bawah ini. Nahh waktu itu anak-anak Jakarta Tweeter itu sedang horny semangat nya bales nge-tweet ampe tiba-tiba Twitter down (dan muncul gambar paus itu). Jadi lah sejak itu tweeter yang banyak omong nge-tweet dipanggil whale. Dan tweet up kali ini beneran FAIL WHAL-E dong haha kehabisan tiket (gw sih jadi nonton WALL-E di Setiabudi One).

Btw (seenaknya ngubah topik), tadi kan perjalanan menuju fail whal-e ini sangat panjang dan melelahkan ya bo. Tebak apa yang gw lakukan sampe di Senci? Mandi! Njis gerah banget tadi, jadi lah gw numpang mandi di Fitness First sono haha, sekalian ngisi botol minum juga. Nyehehe nikmat bukan jadi member Shower First Fitness First??! siul

Okd, sekian long-tweet nya soal Twitter kenyit

Comments

  1. Haha, gw ampe sekarang belum pernah tuh gabung ke Twitter. Malah nyobain ke Plurk kemarin.

    Ada komunitasnya? wow..

    ReplyDelete
  2. betul, bu, setialah pada blogger! meski banyak hasutan untuk berpindah pada wordpress...:-/

    sampai saat ini, belum punya tuh twitter n plurk :P

    ReplyDelete
  3. yak, mari kita berharap para artis-artis ibukota untuk sembuh dari gaptek-nya, biar mereka bisa join ke twitter, jadinya si para fans bisa nge-follow kegiatan mereka...huehehehe!

    btw, barrack obama aja punya twitter, kapan ya pak SBY punya twitter juga? :P

    ReplyDelete
  4. wah baru tau gw ada begitu2an. ajarin donk kk...

    ReplyDelete
  5. Saya jadi ikutan make twitter juga tapi males ngerefresh browsernya euy... ada addon yang lebih enak dari twitbin kaga?

    ReplyDelete
  6. @edziardo
    Ohya?? Apa twitter obama? :D

    @santus
    Hemm ada yg pake twhirl (mesti install adobe air) atau TwitterFox atau HelloTxt. Monggo dieksplor..

    ReplyDelete
  7. RIKA SAYANG ...

    Tau Aku gak?
    Aku @LovelyPink pacarna @anima!! :D

    Iya, setuju ... Twitter menyenangkan!!
    Qta jadi ada rasa persaudaraan gitu!! ;)

    Hidup Twitter!!
    Hidup Blogspot!!

    XOXO,
    - V -

    ReplyDelete
  8. nah.. Dbadingkan blog, skrg lbih aktif ngetwit.. Soalny lbh sering megang hp dbanding komp. Twit gw @babatongseng punya jg twitxr dgn account yg sama..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jeju Island in 3 Days

Jeju Island, the Hawaii of Korea, where couples usually go for honeymoon, and the place of many UNESCO Nature Heritage sites, is really beautiful and romantic. Some people say we need to spend at least 1 week to explore and experience the most of this island, but in my opinion 3 days are enough. Trust me, many places in Jeju only look good in advertisement, they're good at selling it. There are no interesting places in the North and West part of Jeju Island, so you can focus on East and South. East and South parts are amazingly naturally beautiful! Here's the itinerary I recommend.

Day-1: East of Jeju Island

Manjanggul / Manjang Cave
Spending time: 30-45 minutes
Hallasan, located in the middle of Jeju Island is the only volcanic mountain in Korea. It created several small volcanic mountains throughout Jeju Island, called Oreum in Korean. One of the biggest Oreum is Geomun Oreum, famous with its large lava tube system and designated as a UNESCO Natural Heritage site. It has few l…

Review: Homestay Cahaya Sikunir Dieng

Mencari penginapan di Dieng itu susah-susah gampang. Disana tidak ada hotel, adanya penginapan rumahan atau homestay. Beberapa turis kadang menginap di kota Wonosobo, sekitar sejam dari Dieng, demi mendapat penginapan yang bagus. Pilihan di travel apps hanya sedikit dan kurang cocok. Setelah browsing sana-sini, terutama baca review blog orang, saya hubungi beberapa homestay di Dieng baik lewat telpon maupun Whatsapp. Saat kami sudah mulai road trip Jawa Tengah tanggal 12 Desember, kami masih belum tau mau menginap dimana di Dieng tanggal 17 Desember nya. Karena waktu itu kami belum fix juga sih mau berapa malam di Dieng, 1 atau 2 malam? Kalau 2 malam, keduanya di homestay yang sama atau ganti homestay?

Akhirnya tanggal 16 Desember, sehari sebelum ke Dieng (saat itu kami di Solo), kami memutuskan untuk menginap 2 malam di Dieng. Malam pertama di Homestay Cahaya Sikunir, karena keesokan subuh nya mau sok-sokan melihat sunrise di Bukit Sikunir, dan malam kedua di Homestay Serayu. Untuk

Transportation in Jeju Island

These are some remarks regarding public transportation in Jeju.
Buses in Jeju Island accept Seoul's t-money card. You can buy and top-up it in convenience store, like GS25 and Family Mart.City buses normally charge 1000won for cash, or 950won for t-money card. If you pay by card, tap it to the machine when you aboard and when you alight. If you transit between 2 buses during a certain times, fee for the next bus can be 0won, or free.Intercity buses vary depends on the distance, usually between 1000-3000won. There's no different fee paying with cash or card. When you aboard the bus, tell the driver about your destination, he will tell you how much it is, and you have to pay there directly. If you pay by card, no need to tap it again when you get off.There are 2 bus terminals in Seogwipo city. The main bus terminal is in the south-east of downtown, near the Jeongbang Waterfall, which is also the old one. The second one is to the right of the E-mart in front of the World Cup Stad…